English [en]   català [ca]   Deutsch [de]   español [es]   français [fr]   עברית [he]   Bahasa Indonesia [id]   日本語 [ja]   Nederlands [nl]   polski [pl]   português do Brasil [pt-br]   русский [ru]   українська [uk]  

Meet the GNU Hackers at  GHM 2017  • August 25–27 •  Register Now!

This translation may not reflect the changes made since 2002-06-21 in the English original. Please see the Translations README for information on maintaining translations of this article.

Masalah Lisensi BSD

Dua kategori utama dari lisensi perangkat lunak bebas ialah copyleft dan non-copyleft. Lisensi copyleft seperti GNU GPL menekankan bahwa versi program yang dimodifikasi harus menjadi perangkat lunak bebas juga. Sedangkan, non-copyleft tidak menekankan hal tersebut. Kami menganjurkan copyleft, karena melindungi kebebasan untuk semua pengguna. Walau pun demikian, perangkat lunak non-copyleft masih bisa menjadi perangkat lunak bebas, dan berguna untuk masyarakat perangkat lunak bebas.

Terdapat berbagai variasi lisensi sederhana dari perangkat lunak bebas non-copyleft, seperti lisensi Expat, lisensi FreeBSD, lisensi X10, lisensi X11, dan kedua lisensi BSD (Berkely Software Distribution). Kebanyakan lisensi tersebut serupa kecuali dalam rincian kalimatnya, namun lisensi yang digunakan oleh BSD hingga 1999 memiliki masalah khusus, yaitu “ketentuan mengiklankan BSD yang menyebalkan”. Disitu dikatakan bahwa setiap iklan yang menyebutkan perangkat lunak tersebut, harus memasukkan beberapa kalimat:

3. Semua material iklan yang menyebutkan fitur atau kegunaan dari 
   software ini harus mengungkapkan penghargaan sebagai berikut:
      Produk ini menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan oleh 
      Universitas Kalifornia Berkeley (UCB), dan kontributornya.

Pada awalnya, ketentuan menyebalkan ini hanya digunakan pada BSD. Hal tersebut tidak menyebabkan masalah, karena penyisipan satu kalimat pada iklan tersebut tidak menimbulkan kesulitan.

Jika para pengembang lain yang menggunakan lisensi serupa BSD menyertakan ketentuan ini secara utuh—termasuk merujuk ke UCB—tidak akan menyebabkan masalah yang besar.

Tetapi seperti yang anda perkirakan, para pengembang ini tidak menyalin secara utuh, melainkan menukar nama “UCB” dengan institusi masing-masing. Akibatnya, terdapat tumpukan kalimat lisensi dengan ketentuan yang beragam pula.

Jika meletakkan berbagai program di atas ke dalam suatu sistem operasi, akan berakibat masalah yang besar. Bayangkan jika sebuah sistem perangkat lunak mengharuskan penayangan 75 kalimat yang berbeda, setiap program menyebutkan pengarang atau kelompok pengarang yang berbeda. Untuk mengiklankan hal tersebut, anda akan membutuhkan sebuah halaman iklan penuh tersendiri.

Hal ini seperti aneh tapi nyata. NetBSD menggunakan berbagai kalimat berbeda, yang ditentukan oleh berbagai lisensi komponen sistem. Pada NetBSD versi 1997 saja terdapat 75 buah kalimat pernyataan, dan tidak mengherankan jika jumlahnya telah semakin bertambah.

Untuk mengatasi masalah ini, pada saat “waktu luang”, saya menghubungi para pengembang yang menggunakan lisensi serupa BSD, dengan menanyakan apakah mereka bersedia untuk menghilangkan ketentuan periklanan tersebut. Sekitar 1996, saya menghubungi para pengembang FreeBSD, dan mereka memutuskan untuk menghapus ketentuan periklanan dari semua program mereka sendiri. Pada bulan Mei 1998 para pengembang Flick di Universitas Utah juga menghapus ketentuan ini.

Hal Varian, Dekan Universitas Kalifornia juga menanggapi dan memperjuangkan permasalahan ini. Setelah melakukan pembicaraan yang panjang selama 2 tahun, akhirnya pada bulan Juni 1999, Universitas Kalifornia memutuskan untuk meniadakan penggunaan ketentuan ini.

Saat ini, lisensi BSD tidak lagi mengandung "ketentuan periklanan" tersebut. Sayangnya, hal ini tidak menghapuskan penggunaannya secara menyeluruh: ketentuan tersebut masih ada karena beberapa ketentuan serupa dalam yang bukan merupakan bagian dari BSD. Perubahan pada lisensi BSD ternyata tidak berpengaruh lansung pada pada paket-paket lain yang meniru lisensi BSD yang lama: hanya para pengembangnya yang dapat mengubahnya.

Namun jika mereka selalu mengikuti jejak Berkeley, mungkin perubahan kebijakan di Berkeley dapat menyakinkan mereka untuk berubah juga.

Jadi jika anda memiliki paket favorit yang masih menggunakan lisensi BSD lama, tolong tunjukkan halaman web ini kepada pengembangnya, agar mereka mempertimbangkan untuk melakukan perubahan juga.

Dan jika anda berniat mempuat program perangkat lunak bebas non-copyleft, sebaiknya tidak menggunakan lisensi yang mengandung ketentuan pengiklanan. Sebagai pengganti lisensi BSD lama, silahkan menggunakan lisensi XFree86 yang baru.

Anda juga dapat menyebarkan kepedulian terhadap masalah ini dengan cara tidak menyebut suatu lisensi sebagai “gaya BSD” kecuali yang anda maksudkan ialah lisensi BSD yang lama yang mempunyai masalah iklan baris. Jika merujuk semua lisensi perangkat lunak bebas non-copyleft sebagai “lisensi BSD”, ada kemungkinan bahwa para pengembang perangkat lunak bebas noncopyleft menyangka bahwa lisensi tersebut berasal dari BSD. Mungkin saja mereka meniru lisensi tersebut, termasuk ketentuan periklanan, padahal mungkin mereka tidak menginginkannya.

Jika anda hendak menyebutkan sebuah contoh lisensi non-copyleft, gunakan contoh yang tidak bermasalah. Sebagai contoh, jika anda membicarakan “ciri lisensi X11”, mungkin akan ada yang tertarik untuk meniru X11, dan terhindar ketentuan periklanan, daripada harus mengambil resiko meniru satu atau beberapa lisensi BSD yang lain.

KEMBALI KE ATAS


[FSF logo]“Our mission is to preserve, protect and promote the freedom to use, study, copy, modify, and redistribute computer software, and to defend the rights of Free Software users.”

The Free Software Foundation is the principal organizational sponsor of the GNU Operating System. Support GNU and the FSF by buying manuals and gear, joining the FSF as an associate member, or making a donation, either directly to the FSF or via Flattr.